Langsung ke konten utama

Gerakan Pramuka SMPN 1 Lewolema Gelar Mugus 1

Jajaran Pengurus dan Anggota Gerakan Pramuka Gugus Depan (Gudep) 24. 08. 15-07 dan 08 Pangkalan SMPN 1 Lewolema 
 
Untuk pertama kali dalam sejarah berdirinya sekolah sejak tahun 2015, Anggota Gerakan Pramuka Gugus Depan (Gudep) 24. 08. 15-07 dan 08 Pangkalan SMPN 1 Lewolema melaksanakan Musyawarah Gugus Depan Gerakan Pramuka. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (14/9/19) bertempat di aula SMPN 1 Lewolema.
 Musyawarah Gudep 1 ini diikuti oleh 30 anggota Satuan Penggalang Putra dan putri yang terdiri dari Pratama dan Pratami, Pimpinan Regu (Pinru), Wakil Pimpinan Regi (Wapinru) serta anggota Pasukan Penggalang. Acara Mugus ini dihadiri oleh Ketua Pelaksana Harian Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Flores Timur Kak Petrus Pedo Beke S.Ag, Ketua Kwartir Ranting Lewolema Kak Donatus Sama Maran serta bagian Humas Kwarcab Flores Timur.
Dalam sambutannya, Petrus Pedo Beke,  Ketua Pelaksana Harian, mengatakan sudah saatnya setiap elemen gerakan Pramuka berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi anggota, salah satunya adalah Musywarah Gugus depan. Dengan Musyawarah akan memberikan pembelajaran dan pengalaman yang bermanfaat kepada adik – adik peserta didik. “Forum Musyawarah secara tidak langsung memberikan pembelajaran tentang bagaimana tata cara bermusyawarah, bagaimana menyampaikan pendapat dan kritis menilai kegiatan yang telah direncanakan yang nantinya berjalan sesuai dengan amanat gerakan,”kata Petrus.
Lebih lanjut ia mengatakan Undang-Undang Pendidikan Tahun 2013 mengisyaratkan bahwa Pendidikan Kepramukaan sudah Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib yang berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. “Bangsa yang beradab dan bermartabat akan mendukung upaya meningkatkan kecerdaskan kehidupan bangsa, dan mampu mengembangkan potensi peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab,”Kata Petrus.
 Menurut Petrus Pedo, hal lain yang berkaitan dengan Pramuka berdasarkan juga pada kesepakatan bersama antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 17 /XII/KB/2013, dan Nomor  011/PK/MoU//2013 tentang Pendidikan Kepramukaan pada Gugus Depan berbasis di Satuan Pendidikan dan Satuan Karya Lingkup Pendidikan dan Kebudayaan. Selain itu terdapat Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Kepramukaan Sebagai Ekstrakurikuler Wajib.
Ia menghimbau para guru yang ada di lembaga satuan pendidikan formal untuk dapat menjalankan amanat undang  - undang tersebut bahwa tidak ada satu orang gurupun yang mengakui dirinya bahwa dia bukan seorang pembina pramuka. Hal wajib tidak saja pada peserta didik melainkan juga wajib kepada semua guru teristimewa guru mata pelajaran yang relevan serta para wali kelas dalam upaya pembentukan karakter peserta didik.
Petrus Pedo juga menyampaikan apresiasi kepada Gudep SMPN 1 Lewolema. “Secara organisasi gerakan kepramukaan di Kwartir Cabang Flores Timur, sepanjang diketahui bahwa yang melaksanakan Mugus sesuai amanat UU Gerakan Pramuka baru pertama dilaksanakan. Atas prestasi dan semangat pangkalan ini patut diberikan apresiasi dan menjadi contoh bagi gugus depan yang lain di Kwartir cabang ini, “Katanya.
Donatus Maran dalam sambutannya sebagai Ketua Kwaran Lewolema mengharapkan agar apa yang sudah dimulai di sekolah ini bisa ditularkan ke gudep lain dalam kwaran ini. Pengetahuan kepramukaan yang dimiliki oleh pembina jika dibutuhkan gudep lain dapat diberikan guna keseragaman dalam Kwaran Lewolema. Sepanjang ini dikatakan bahwa Gerakan pramuka yang lebih aktif adalah pangkalan SMPN 1 Lewolema, sampai bisa mengirim peserta didiknya mengikuti kegiatan tingkat nasional seperti jambore nasional pramuka Penggalang tahun 2016 lalu. Hari ini prestasi baru juga ditemukan disini bahwa Mugus ini berjalan sesuai amant UU gerakan pramuka. Terima kasih untuk pembina dan peserta didik yang penuh semangat melaksanakan kegiatan kepramukaan di pangkalan ini,”kata Maran.
Ketua Mabigus Petrus Kia  Kedang selaku Kepala sekolah dalam sambutan memberikan apresiasi kepada Pengurus Kwartir Cabang Flores Timur dan ketua Kwaran Lewolema atas kehadiran sekaligus sebagai sebuah motivasi kepada seluruh komponen yang ada di lembaga. Ia mengajak semua guru membangun kebersamaan dalam menghidupkan gerakan Pramuka di Satuan Pendidikan.
Mugus 1 ini sukses memilih Pengurus Gudep 24.08.15-07  dan 08 masa bakti 2019 – 2022 dengan Ketua Gudep terpilih Kak Hermanus Yosef Asi, A.Md dan Ketua Gudep Puteri Kak Yuliana Nogo Ruron,S.Ag.*

Penulis            : Alberth Marang ( Pembina Gudep SMPN 1 Lewolema)


Komentar