Ibu…
Dalam senyummu kau
menyembunyikan letihmu
Derita siang dan malam
menimpamu tak sedetikpun engkau menghentikan langkah untuk membesarkanku
Ibu…
Di bawah teriknya
matahari, engkau rela berjualan sesisir pisang hanya untuk mendapatkan selembar
uang
Seonggokan cacian
menghampirimu selara hinaan tak perduli bagimu
Selalu kau teruskan
langkah untuk masa depanku
Ibu..
Engkau menerima semua
hinaan
Dengan senyum demi
menafkaiku
Aku sangat bangga padamu
Engkau bagaikan lilin
yang relah terbakar demi menerangiku.
Penulis : Gratia Celsiana Gita Helan (Siswa SMAN 1
Adonara Barat)

Komentar
Posting Komentar